II.1
Pengertian Penelitian Eksperimen
Penelitian
eksperimental merupakan pendekatan
penelitian kuantitatif yang paling penuh, dlam arti memenuhi semua pesyaratan
untuk menguji hubungan sebab akibat. Pendekatan penelitian ini banyak digunakan
dalm penelitian – penelitian sains atau ilmu kealaman sebab memang awl
pngembangannya adalah dalam bidang tersebut. Penelitian eksperimen merupakan
penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya akibat dari “sesuatu”
yang dikenakan pada subjek selidik. Dengan kata lain penelitian eksperimen
mencoba meneliti ada tidaknya hubungan sebab akibat. Caranya adalah dengan
membandingkan satu atau lebih kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dengan
satu atau lebih kelompok pembanding yang tidak menerima perlakuan. Secara umum
di dalam pembicaraan penelitian dikenal adanya dua penelitian eksperimen yaitu:
eksperimen betul (true
experiment) dan eksperimen tidak betul-betul tetapi hanya mirip
eksperimen. Itulah sebabnya maka penelitian yang kedua ini dikenal sebagai
“penelitian pura-pura” atau quasi experiment. Sebagai ciri-ciri untuk penelitian
eksperimen yang dikatakan sebagai eksperimen betul adalah hal-hal yang
disebutkan apabila persyaratan-persyaratan seperti yang dikehendaki dapat
terwujud. Sedangkan metode Ekperimen adalah metode evaluasi yang dilakukan
secara sistematis dengan cara memanipulasi variabel-variabel yang dieksperimen,
kemudian mengganti gejala-gejala yang timbul dalam situasi yang terkontrol.
Metode ini tidak digunakan untuk mengevaluasi progaram pendidikan masa lalu,
menggambarkan program pada masa kini atau membandingkan hubungan sebab-akibat
antara variabel-variabel dalam situasi yang tidak terkontrol.